Showing posts with label Lelaki Cina Perli Jakim Mohon Maaf. Show all posts
Showing posts with label Lelaki Cina Perli Jakim Mohon Maaf. Show all posts

Wednesday, January 21, 2015

Lelaki Cina Perli Jakim Mohon Maaf

Belum reda dengan isu Eric Paulsen yang menghina JAKIM secara terbuka di media sosial, tampil pula seorang lelaki cina melakukan perkara yang sama terhadap JAKIM.


Lelaki Cina Perli Jakim Mohon Maaf, info, terkini, berita,

Ang  Tan Loong, secara terbuka memerli JAKIM di laman Facebook THE STAR tanpa memikirkan kesan dan akibatnya.

Commentnya di Facebook The Star,

"Jakim please open file in this case since you don't have much to do.

"Muslims should be banned from riding such superbikes. Only bikes and vehicles pulled by cow are permitted on Muslims," katanya.

Akibatnya, screentshot comment Ang menjadi viral di media sosial dan dikecam netizen yang menganggap Ang sengaja mencetuskan kemarahan umat Islam.

Netizen juga meminta pihak polis mengambil tindakan terhadap Ang serta menghantar lelaki itu balik ke negara asalnya, China.


Ang yang sedar akan kesilapannya itu akhirnya mengaku salah dan meminta maaf secara terbuka di Facebook selain dari membuang comment kontroversi itu.

"To the Muslim community, I Ang Tan Loong hereby, without reservations admin and apologise to the inappropriate, sensitive comments.

“For the info of all, upon realising my mistake  early this morning I had immediately removed and deleted such comments.

“Unfortunately, some here had taken screenshots  and circulated without my knowledge.

“I stand corrected and it is now beyond my  ability to prevent such circulations and it’s my fervent hope that this issue be  put to rest.” katanya.

Bagaimanapun, ketika artikel ini ditulis, status permohonan maafnya itu telah dibuang dari Facebook.

Inilah trend golongan 'keyboard warrior' yang gemar mencetuskan ketegangan di antara kaum dan agama. Apabila identiti mereka terdedah dan dikecam netizen, jalan terakhir mereka adalah memohon maaf secara terbuka yang ternyata tidak ikhlas.

Pihak PDRM seharusnya mengenakan hukuman yang tegas pada golongan seperti ini.

Sumber : thehypemedia.com